Peningkatan kualitas sumber daya manusia sangat efektif apabila dilaksanakan, melalui keluarga sebagai unit terkecil dari himpunan masyarakat. Fungsi keluarga sangat strategis yaitu keluarga seringkali di sebut sebagai lingkungan pertama, sebab dalam lingkungan inilah pertama anak mendapatkan pendidikan, bimbingan pembiasaan dan asuhan. Keluarga bukan hanya menjadi tempat anak diasuh dan dibesarkan, tetapi tempat anak hidup dan dididik pertama kali. Karena apa yang diperolehnya dalam kehidupan keluarga, akan menjadi dasar dan dikembangkan pada kehidupan-kehidupan selanjut nya.

Penggunaan Narkoba, Free Sex, dan Kenakalan Remaja  lainnya  menjadi momok menakutkan masyarakat sekarang ini. Jalan keluar dari semua ini tentunya berawal dengan mengembalikan kembali fungsi keluarga, fungsi ayah dan fungsi ibu. Yang mana fungsi-fungsi itu sudah tidak berjalan dengan baik di masyarakat kita. Bukan sekedar keluarga, namun juga sekolah/guru, masyarakat luas dan juga Pemerintah harus mengambil peran dalam menghadapi permasalahan ini.

Kehidupan modern dengan segala tuntutannya sekarang membuat keluarga, ayah dan ibu dalam keluarga tidak mampu lagi menyeimbangkan posisi mereka untak dapat memberikan asuhan yang layak serta pendidikan karakter yang seharusnya. Anak sekarang diserang dari seluruh penjuru dengan informasi dan budaya yang kadang mereka tidak mampu memfilternya. Serangan dari Televisi, Internet, HP, Kawan, dll yang membuat anak remaja sekarang memiliki kegidupan yang sangat jauh berbeda dengan kehidupan ayah dan ibu nya dulu, dan karena perkembangan yang super cepat  inilah orang tua ketinggalan beberapa langkah di belakang anaknya.

 Berlatar belakang tersebut di atas sebuah lembaga Pelatihan dan Penelitian, MUMTAZ Training & Research melakukan penelitian kecil-kecilan dengan menyebar Kuesioner di kalangan Pelajar SMA Sederajat  di Kab. HSS.  Kuesioner ini bersifat RAHASIA, karena merupakan Blind Quistionaire (kuisioner tanpa identitas responden) yang dimaksudkan untuk memperoleh hasil yang jujur, obyektif dan transparan. Tentunya data ini masih sangat awal untuk ditarik kesimpulan, butuh metode pengumpulan data yang lain sehingga lebih bisa memperkuat hasil ini.

Sebanyak 67% Responden mengatakan bahwa yang paling banyak memberikan pengaruh negatif terhadap dirinya adalah Internet dan Televisi. Dan  40%  menonton Televisi sekitar  2-3 jan / hari.


Menurut responden (44%) berpendapat bahwa yang paling membahayakan bagi pelajar sekarang ini adalah Narkoba. Dan sekitar 42% responden pernah membuka situr porno.


Dengan latar belakang permasalahann yang komplek itulah seharusnya semua pihak mengambil peran dan fungsi yang maksimal, lebih khusus keluarga. 58% responden lebih memilih Ibu sebagai orang yang paling dekat dalam keluarga, dan 78% mengatakan bahwa orang tualah yang paling sering memberikan nasehat 










Diberdayakan oleh Blogger.