Julak pabila pian magumba banih, nyaman kalau sudah digumba lakas kita jamur, lakas jua kita marasai baras hanyar, mindanya kaya tanyaman baras yang hanyar dikatam ni daripada yang samalam tu . . .Ada haja kalu Gumbaan nya ?
—————————–
Gumbaan merupakan alat tradisonal orang Banjar untuk memisahkan padi yang sudah dirontok antara padi yang berisi / baik dengan padi yang kosong dan sisa-sisa kotoran yang lain seperti potongan batang padi dll.

Cara kerja alat ini sebenarnya cukup sederhana, yaitu dengan menggunakan tenaga angin (dengan cara memutar baling-baling kipas dengan tangan)  yang nantinya meniup dan memisahkan antara padi yang baik dengan yang tidak.

Alat yang terbuat dari kayu/papan ini berbentuk lingkaran pada bagian kipas yang akan menghasilkan angin, dan berbentuk persegi pada bagian belakangnya. Ada beberapa lubang di sini, ada lubang di atas untuk memasukkan padi yang masih bercampur, lalu juga ada lubang tempat keluar padi yang baik, dan juga lubang di ujung bagian alat ini yang akan mengeluarkan bagian –bagian padi yang tak terpakai yang tertiup angin dari gumbaan ini.

Walaupun zaman sekarang sudah maju, namun di daerah Hulu Sungai Selatan ( Banjar Pahuluan) alat gumbaan ini masih banyak dipakai, dan juga masih banyak orang yang memproduksi dan memperjual belikan alat ini. 

Cintai dan Lestarikan Budaya Kita, Budaya Bahari. Karena : Gumbaan, Ampun Kita Barataan


Diberdayakan oleh Blogger.