Kalau kita   sering    lihat acara   di   Televisi  swasta dengan judul “Mancing     Mania”   maka ala Banjar Pahuluan namanya akan berubah “Maunjun Mania”
Maunjun atau atau dalam bahasa Indonesia nya Memancing, memang merupakan kegiatan yang sudah banyak disukai orang, baik itu orang Banjar, dan juga orang Indonesia secara umum dan bahkan di seluruh dunia inipun banyak yang suka memancing.

Setiap daerah pasti memiliki ciri khas, dan yang menjadi ciri khas ini karena ada perbedaan-perbedaannya. Hal yang membedakan adalah seperti tempat memancing, memancing di laut tentunya berbeda dengan memancing di sungai ataupun rawa. Cara Memancing juga akhirnya banyak memberikan perbedaan, apakah dengan cara tradisional ataukah dengan cara modern. Perbedaan cara ini akahirnya juga akan membawa pada perbedaan alat pancing dan sarana yang lainnya dan juga termasuk disini umpan, dengan tentunya juga dengan menyesuaikan tempat dimana akan memancing.

Bagi orang Bajar Pahuluan, Maunjun merupakan kegiatan yang sudah turun temurun sejak jaman bahari, dimana dulu maunjun bukan sekedar sampingan, hiburan dan hobby serta menghilangkan stress, tapi maunjun memang merupakan usaha dalam memenuhi kebutuhan hidup dan lauk pauk sehari hari.

Orang Banjar Pahuluan biasanya maunjun di sungai atau rawa dengan target iwak (ikan) haruan (gabus), papuyu, sapat, nila, puyau, mas dll. Dari target ikan yang ingin didaptkan inilah akhirnya para paunjun akan menentukan tempat maunjun, alat pancing dan juga umpan yang akan dibawa.

Untuk alat-alat maunjun dan umpan, sekarang di daerah Hulu Sungai sudah tidak susah-susah mencari, karena sudah banyak took-toko unjunan (alat pancing) yang menjual seluruh kebutuhan itu semua, misalnya di daerah Kota Kandangan pusat toko unjunan ini berada di Loklua. Dan masih banyak toko-toko yang tersebar di pelosok-pelosok daerah lain. Dan salah satu yang dijual di toko unjunan ini adalah Umpan Maunjun.

Adapun Umpan Maunjun yang umum digunakan oleh orang Banjar Pahuluan adalah Wanyi, Wanyi Gunung/Wanyi Ganal, Iruan, Karawai, Tabuan, Ulat Bumbung, Cirat, dan Cacing.

Wanyi, Wanyi Gunung/Wanyi Ganal, Iruan, Karawai  dan Tabuan merupakan Lebah dengan jenis yang berbeda-beda yang diambil lebahnya yang masih muda berupa ulat-ulatnya. Sedangkan cirat adalah anak katak. Masing-masing umpan maunjun ini digunakan untuk iwak (ikan) tertentu, misalnya :

Wanyi, Wanyi Gunung/Wanyi Ganal untuk maunjuan papuyu, haruan (gabus), sapat siam.
Iruan untuk maunjun sapat siam, haruan dan papuyu
Ulat Bumbung untuk maunjun ikan Nila, mas, haruan dan papuyu
Cirat untuk maunjun haruan (gabus) dan tauman dengan cara tekhnik mamair
Cacing untuk semua ikan
Iruan untuk memancing semua jenis ikan
Tabuan untuk memancing semua jenis ikan
Karawai untuk memancing semua ikan

Maunjun merupakan kegiatan dan hobby yang sudah membudaya bagi Orang Banjar Pahuluan. Budaya yang patut kita hargai dan lestarikan. Ayo siapa yang handak maunjun . . .
Diberdayakan oleh Blogger.