Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Badan Penanggulangan Bencana, Kesatuan Bangsa dan Politik (PB Kesbangpol) HSS terus memaksimalkan penanggulangan bencana di wilayah HSS.

Memasuki musim kemarau, bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perhatian serius pihak PB Kesbangpol HSS dan pihak terkait.
Rapat koordinasi penanggulangan bencana Kabupaten HSS tahun 2018 juga sudah dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur dan pihak terkait.


Mulai dari PB Kesbangpol, Polri, TNI, Relawan dan SKPD terkait seperti dinas Kominfo HSS, Dinkes HSS, Dinas pertanian, Dinas Perhubungan hingga pihak swasta.

Kepala Badan PB Kesbangpol HSS, Efran mengatakan rapat koordinasi dilaksanakan sebagai bentuk persiapan penanggulangan dan pencegahan bencana diwilayah HSS pada 2018.

"Puncak kemarau diprediksi terjadi pada Agustus hingga Oktober mendatang. Namun persiapan pencegahan sudah dimulai dari sekarang," katanya, Kamis, (12/4/2018).

Untuk itu, pihaknya mulai mempersiapkan diri dengan mempersiapkan posko bencana Karhutla di setiap kecamatan di wilayah HSS dan posko induk di halaman kantor BP Kesbangpol HSS.

Selain itu, pihaknya juga akan mempersiapkan pelaksanaan Hari kesiapsiagaan bencana 2018 pada 26 April mendatang baik ditingkat provinsi dan tingkat kabupaten.

"Untuk pelaksanaan ditingkat Kabupaten direncanakan akan dilaksanakan pada 30 April mendatang," katanya.

Kegiatan apel kesiapsiagaan bencana tingkat Kabupaten HSS akan melibatkan seluruh komponen terkait, seperti dari unsur TNI, Polri, kerukunan dan relawan penanggulangan bencana dan pihak terkait di Kabupaten HSS.

Pada kegiatan itu juga akan dirangkai simulasi bagaimana menyelamatkan diri dari kemungkinan bencana.
Seperti penanggulangan bencana untuk banjir, tanah longsor, angin puting beliung, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dan kebakaran pemukiman.

Sementara itu, persiapan pencegahan Karhutla juga sudah dilakukan oleh PT Subur Agro Makmur (SAM) yang juga menjadi peserta setiap kegiatan rapat Rapat koordinasi penanggulangan bencana Kabupaten HSS tahun 2018.

Community Development Officer (CDO) PT SAM Hero Setiawan mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan fasilitas dan peralatan pencegahan dan penanggulangan Karhutla yang mungkin akan terjadi diwilayah Nagara.

"Persiapan lebih ditingkatkan dari tahun sebelumnya. Kita juga mulai sosialisasi kepada kelompok tani peduli api (KTPA) diwilayah Nagara. Secara bertahap sosialisasi terkait Karhutla akan dilakukan di tiap kecamatan yang ada di wilayah Nagara," katanya.

Selain itu, pihaknya juga berencana akan menggelar lomba ketangkasan pemadaman karhutla se Kalsel pada Juli mendatang.
Kegiatan itu sebagai bentuk persiapan tim pemadam yang siap beraksi saat ada karhutla.

"Pada kegiatan apel Hari kesiapsiagaan bencana 2018 tingkat provinsi pada 26 April mendatang, kita dilibatkan dalam tim demo simulasi pemadaman karhutla. Demikian juga ditingkat kabupaten PT SAM juga dilibatkan menjadi tim demo simulasi pemadaman karhutla," tambahnya.

Diberdayakan oleh Blogger.